Lantaran.com - Di sela kunjungan kerjanya, Presiden Joko Widodo menyempatkan diri untuk bermain sepak bola bersama anak-anak di Kabupaten Biak Numfor, Papua.
Aksi Jokowi ini menuai respon positif dari Presiden FIFA Gianni Infantino.
Sorak gembira penonton menyemarakkan permainan sepak bola Presiden Joko Widodo bersama anak-anak di lapangan Sepak Bola Sorido, Kabupaten Biak Numfor Papua.
Mengenakan kaos putih bernomor punggung 23 Presiden Jokowi tampak antusias menggocek dan menendang bola ke gawang.
Siapa sangka aksi Jokowi ini mendapat sorotan dari Presiden FIFA Gianni Infantino.
Lewat akun Instagram-nya, Gianni menyebut kegiatan Jokowi ini menunjukkan bahwa sepak bola menyatukan dunia.
Gianni juga berterima kasih kepada Jokowi atas penyelenggaraan Piala Dunia U-17 2023.
Presiden Jokowi mengatakan permainan sepak bola ini sengaja dilakukan untuk memperkuat fisik serta mendorong kemampuan yang dimiliki anak-anak di Biak
“Memang pembinaan itu memang harus dari dasar dari bawah untuk memperbaiki skill memperbaiki fisik biar tahan main, untuk dua ronde plus mungkin tambahan, kalau fisiknya memang harus harus prima,” Ucap Presiden Joko Widodo.
Selain itu ini dilakukan Jokowi demi memotivasi dan mendorong semangat anak agar nantinya memiliki mental yang bagus dan bisa membanggakan Indonesia melalui sepak bola.
“Ya tadi kan main bola tadi memotivasi agar agar anak-anak yang memiliki skill yang baik itu bisa terdorong termotivasi dengan baik, kalau saya arahnya kesana,” ucapnya.
Siapa sangka aksi Jokowi Ini mendapat sorotan dari Presiden FIFA Gianni Infantino lewat akun Instagramnya Gianni menyebut kegiatan Jokowi ini menunjukkan bahwa sepak bola menyatukan dunia
Giani juga berterima kasih kepada Jokowi atas penyelenggaraan Piala Dunia u-17 2023 menurut Giani Indonesia saat ini menjadi pusat sepak bola dunia.
Permainan sepak bola Jokowi bersama anak-anak ini dilakukan di sela-sela kunjungan kerjanya di Papua pada Rabu lalu sejumlah menteri turut serta dalam permainan ini diantaranya Menteri Investasi dan Menteri Dalam Negeri.