Lantaran.com, Banyuwangi - Mini Soccer Arena Banyuwangi menjadi saksi pertandingan final untuk kategori desa/kelurahan yang mempertemukan Kelurahan Penataban melawan Kelurahan Klatak. Laga yang digelar mulai pukul 22.00 WIB ini berlangsung sengit dimana kedua tim tampil all out dengan mempertontonkan permainan terbaiknya untuk menjadi juara.
Sejak peluit dibunyikan, laga yang bertajuk Lailatul Soccer Cup 2026 ini tim dari Kelurahan Penataban langsung bermain agresif dan menekan pertahanan tim kelurahan Klatak. Alhasil, Cahyono dkk membawa kelurahan Penataban menang telak 4-0. "Alhamdulillah berkat kekompakan tim, kita bisa juara," ungkapnya.

Sementara itu, untuk kategori instansi Dispendik berhasil menjadi juara setelah mengalahkan Kemenag dengan skor 2-1. Dan untuk kategori umum, Tepak FC tampil sebagai pemenang setelah mengkandaskan ambisi Gedoh FC dengan skor tipis 1-0.
Juara kategori desa/kelurahan :
1. Kelurahan Penataban
2. Kelurahan Klatak
3. Desa Kemiren
4. Kelurahan Banjarsari
Juara kategori umum :
1. Tepak FC
2. Gedoh FC
3. Adimas
4. Allstar Tunas 92
Juara kategori instansi :
1. Dispendik
2. Kemenag

Selain menjadi ajang kompetisi yang seru, turnamen ini untuk memperluas dan memperkuat perkembangan sepakbola mini di Jawa Timur terutama di Banyuwangi. "Kegiatan ini bukan hanya sekadar olahraga, tetapi juga momen memperkuat sinergi untuk bekerja lebih baik dalam melayani masyarakat,". Ungkap Firmansyah, Ketua Panitia sekaligus perwakilan Komite Sepakbola Mini Indonesia (KSMI) Kabupaten Banyuwangi.