YOUTUBE

FKUB Jatim Gelar Sosialisasi Tema Tantangan Kerukunan Umat Beragama Era Post & Truth

$rows[judul]
(Foto: Pengurus Fkub Se Tapalkuda/Lantaran.com)

Lantaran.com,Bondowoso -Tantangan Kerukunan Umat Beragama Di Era Post dan Truth, yang diselenggarakan oleh Pengurus FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) Provinsi Jawa Timur, yang digelar pada Sabtu 23 Agustus 2025, bertempat di Grand Padis Hotel Bondowoso.

Sosialisasi tersebut diikuti perwakilan 7 Pengurus FKUB Se- Tapalkuda diantaranya : Pemgurus FKUB Kabupaten Banyuwangi,Kabupaten Bondowoso,Kabupaten Situbondo, Kabupaten Jember, Lumajang, Kota Probolinggo dan Kabupaten Probolinggo yang masing-masing FKUB. 

Setiap Kabupaten merekomendasikan sebanyak 6 orang peserta dari perwakilan 6 agama (Islam, Hindu, Krinten, Katholik, Budha dan Konghucu) yang dipimpin oleh Ketua dari 7 FKUB.

Sementara itu Selaku Narasumber, Bapak KH. Ainul Yakin, Pengurus FKUB. Propinsi Jawa Timur mengingatkan, kepada seluruh peserta agar lebih hati-hati dan waspada dalam menyikapi banyaknya berita hoax yang berkembang di Media Sosial yang diviralkan dan selalu diulang-ulang secara sistematis dan masif seolah-olah berita yang benar.

"Informasi hoax seperti itu telah memberikan pengaruh besar bahkan telah mengubah pola pikir dan sikap sebagian masyarakat kita. Ini salah satu tantangan yang harus dihadapi FKUB karena dapat mengganggu kerukunan umat beragama,"ungkapnya. 

Baca Lainnya :

Menurutnya, Di era post seperti yang dicontohkan di atas, tentunya harus dilawan dikarenakan sangat berpengaruh dan bisa mengubah pola pikir, sikap dan tindakan sebagian besar masyarakat.

"kita tahu saat ini tidak bisa lepas dari hiruk pikuk negatif di dunia informasi di era teknologi melalui media sosial,"imbuhnya. 

"Lalu pertanyaannya, bagaimana peran pengurus FKUB dalam memposisikan guna menyikapi berita-berita hoax seperti ini?,"tanya Ketua FKUB dalam sambutannya.

Tentunnya sebagai Pengurus FKUB menurut dia tidak boleh berdiam diri dan harus bisa melawan dengan cara memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak mudah terpancing dan menerima berita-berita hoax yg selalu diviralkan di media sosial. 

Hal senada juga disampaikan Ketua FKUB Kabupaten Banyuwangi dalam sesi dialog menyampaikan, kesiapan bersama pengurus Kabupaten Banyuwangi siap mengedukasi masyarakat dan berani menyampaikan kebenaran berdasarkan fakta, baik melalui dunia maya maupun dunia nyata.

Di dunia nyata, lebih lanjut kata Ketua setelah kegiatan ini akan selalu mengedukasi masyarakat dengan materi Moderasi Beragama di era post dan truth pada forum-forum pembinaan masyarakat lintas agama dan dunia pendidikan di Bumi Blambangan.

Diharapakan masyarakat serta dan remaja akan semakin mengerti dan memehami mana berita hoax dan berita yang benar.

"Dengan begitu maka FKUB bersama masyarakat akan tetap eksis dalam menjaga dan memelihara kerukunan umat beragama khususnya di wilayah Kabupaten Banyuwangi,"pungkasnya. 

Baca Lainnya :