Lantaran.com - Banyuwangi, Masyarakat Adat Suku Osing Kemiren Sapu Jagad memberikan dukungan dan mendeklarasikan memilih pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo - Gibran di Pemilu 2024 mendatang.
Dukungan ujaran deklarasi dukungan disampaikan langsung oleh salah satu tokoh pimpinan warga suku Osing Sapu Jagad Pak Sucipto di depan ratusan warga di halaman Sapu Jagad, Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Banyuwangi.
Diiringi penampilan kesenian tradisional Barong Kemiren, nampak di lokasi acara turut dihadiri pejabat anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Fraksi Partai Gerindra.
Ahmad Hadinuddin mengatakan, kedatangan dirinya bersama dengan para tokoh dan Stakeholder di rumah Sapu Jagad pimpinan pak sucipto atas undangan yang telah diterima.

"Saya bersama dengan teman-teman lainnya hadir di tengah-tengah warga masyarakat suku Osing Kemiren dari Sapu Jagad,"ucapnya, Senin 5 November 2023.
Mantan Aktivis Pergerakan Islam Indonesia (PMII) itu menceritakan awal mula kedekatannya dengan pelestari budaya di Bumi Belambangan, menurutnya dirinya inten berkomunikasi kepada pelestari budaya osing di Kemiren bermula dari informasi dari temannya.
"Awalnya itu saya di kasih info atas keluhan pak Sucipto yang mengeluh kepada pemerintah terhadap Seni Budaya khas suku Osing peninggalan mbah cilik, Karena setiap kali Pemerintah itu hanya sekedar memberikan angin segar tapi tidak pernah di bantu untuk legalitasnya," jelasnya.
Selanjutnya ia bersama dengan teman-temannya membantu untuk mengurus legalitas dan saat ini sedang di Proses.
"Paradigma yang terbangun di Masyarakat, seharusnya dalam pengurusan persoalan administrasi itu pemerintah hadir, tidak hanya memberikan instruksi maupun sosialisasi terkait dengan hal tersebut," terangnya.
Ini bukan soal patuh peraturan dari pemerintah, salah satunya yakni terkait dengan legalitas kelembagaan yang telah di maksud yakni SK Kemenkumham legalitas Sanggar tersebut.
"Pada akhirnya, beberapa keluhan masyarakat itu menganggap pemerintah tidak serius dan terkesan memberikan dampak negatif pemerintah.
Terkait dengan dukungan pimpinan Sanggar Sapu Jagad kepada Prabowo murni dari hati tanpa ada yang mengarahkan.
"Artinya, mereka masyarakat suku Osing Kemiren dari Sanggar Sapu Jagad yang dipimpin tokoh masyarakat adat hingga kini mempertahankan titipan warisan Nenek moyang "Buyut Cilik"," jelasnya.
Seharusnya berbicara tentang Budaya pemerintah tidak memberikan efek ketidakpastian dalam membantu masyarakat melestarikan budaya.
"Bukan persoalan masalah politik atau sikap dukung mendukung calon pasangan Presiden, namun dari awal kita komunikasi menggugah hati kecil saya pribadi dan teman-teman untuk membantu," pungkasnya.