YOUTUBE

Petugas Gagalkan 2 Pemuda Hendak Selundupkan Narkoba ke Lapas Banyuwangi, Begini Motifnya

$rows[judul]
Petugas Lapas Kelas II A Banyuwangi menunjukan narkoba yang hendak di selundupkan kedalam LP

Lantaran.com - Lapas kelas II A Banyuwangi berhasil menggagalkan upaya penyelundupan paket narkoba yang diselipkan pada bungkus rokok.

Aksi penyelundupan narkoba ke ruang tahanan itu dilakukan oleh 2 pemuda yang diketahui oleh petugas lapas saat berjaga pada Senin, 20 November 2023 malam.

Petugas melihat aktivitas tak wajar di area luar tembok lapas pada pukul 22.00 WIB. yang menggunakan sepeda motor yang berhenti di luar tembok pembatas sebelah timur.

“Satu orang terlihat menaruh barang pada gelondongan kayu yang ada di area tersebut,” terang Kepala Lapas Banyuwangi Agus Wahono Selasa 21 November 2023.

Petugas pos atas kemudian melaporkan apa yang ia lihat kepada komandan jaga, untuk selanjutnya berdasar informasi tersebut, petugas melakukan penelusuran di area yang sebelumnya dicurigai sebagai tempat diletakkannya barang terlarang.

Baca Lainnya :

“Saat petugas memeriksa area tersebut, benar saja terdapat bungkus rokok yang didalamnya terdapat paket yang dibalut dengan solasi putih,” lanjutnya. 

Atas temuan tersebut, pihak Lapas Banyuwangi kemudian melakukan koordinasi dengan Satreskoba Polresta Banyuwangi untuk membuka bungkusan tersebut. 

Dalam paket yang ada dalam bungkus rokok tersebut didapati serbuk kristal diduga narkoba jenis sabu-sabu sebanyak lima paket dengan berat per-paket sekitar 1 gram. 

Kini, pihak Lapas Banyuwangi bekerjasama dengan jajaran Satreskoba Polresta Banyuwangi masih menyelidiki modus penyelundupan yang akan dilakukan.

“Kami bersama rekan-rekan Satreskoba masih mendalami temuan barang ini dan menyelidiki kemungkinan modus yang akan digunakan untuk memasukkan barang terlarang ini ke dalam Lapas,” terangnya.

Dirinya juga menegaskan bahwa Lapas Banyuwangi akan terus melakukan perang terhadap peredaran gelap narkoba di dalam lapas.

Hal tersebut sebagaimana imbauan yang dikeluarkan oleh Direktur Jenderal Pemasyarakat dalam Tiga Kunci Pemasyarakatan Maju.

“Deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban, berantas narkoba, dan sinergi dengan aparat penegak hukum lain akan terus kami lakukan untuk menjaga kondusifitas keamanan dalam Lapas,” pungkasnya.

Baca Lainnya :