Lantaran.com - Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi dalam meningkatkan kualitas sarana pendidikan terus diperkuat melalui kolaborasi strategis dengan sektor swasta. Terbaru, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani Azwar Anas, meninjau langsung dua sekolah di wilayah Kecamatan Pesanggaran yang menjadi sasaran program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) dari PT Bumi Suksesindo (PT BSI), Senin (11/5/2026).
Dua sekolah yang dikunjungi tersebut adalah SDN 3 Pesanggaran dan SDN 3 Sumberagung. Sebagaimana diketahui, PT BSI merupakan operator tambang emas Gunung Tumpang Pitu yang berlokasi di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran.
Melalui program PPM atau yang biasa disebut Corporate Social Responsibility (CSR), anak perusahaan PT Merdeka Copper Gold Tbk tersebut berkomitmen untuk berperan serta aktif dalam renovasi infrastruktur pendidikan di wilayah ring satu.
Dalam kunjungannya, Bupati Ipuk didampingi jajaran Dinas Pendidikan (Dispendik) Banyuwangi, serta sejumlah perwakilan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Mereka melihat secara detail kondisi bangunan di kedua sekolah. Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan titik-titik krusial yang memerlukan perbaikan agar tepat sasaran.
“Kami ingin memastikan bahwa intervensi yang dilakukan melalui program PPM PT BSI ini benar-benar sesuai dengan kebutuhan sekolah, sehingga manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh para siswa dan guru,” ujar Bupati Ipuk.
Sementara itu, Plt Kepala Dispendik Banyuwangi, Dr. H. Alfian, M.Pd, menjelaskan bahwa koordinasi terkait teknis pelaksanaan renovasi sudah dimatangkan. Menurutnya, pengerjaan fisik direncanakan akan dimulai saat memasuki masa libur sekolah.
“Rencananya, kedua sekolah ini akan mulai diperbaiki oleh PT BSI saat libur sekolah tiba. Strategi ini diambil agar proses belajar mengajar tidak terganggu oleh aktivitas konstruksi,” ungkap Dr. Alfian.
Pasca renovasi, lanjutnya, SDN 3 Pesanggaran dan SDN 3 Sumberagung, diharapkan dapat bertransformasi menjadi lingkungan sekolah yang jauh lebih representatif.