YOUTUBE

Putusan MK Sudah Final, Tidak Ada lagi Batasan Usia Saatnya Kaum Muda Ambil Peran Untuk Indonesia

$rows[judul]
(Foto/Lantaran.com)

LANTARAN.COM, Banyuwangi -Banyak mendapatkan Komentar, Akhirnya polemik perdebatan syarat batas batasan usia Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) telah diputuskan dan diterima oleh Mahkamah Konstitusi (MK).


Sebelumnya, Batas Usia Capres Cawapres itu digugat ke MK oleh seorang pemuda berlatarbelakang Mahasiswa Universitas Surakarta (UNSA) yakni Almas Tsaibbbirru Re A terkait syarat pendaftaran capres-cawapres berusia minimal 40 tahun atau berpengalaman sebagai kepala daerah baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. 


"Alhamdulillah, mendengar hasil Putusan MK tentang batasan usia Capres dan Cawapres ikut dalam pemilu telah dikabukan MK,"kata Wahyu Dwi Hermawan mantan mahasiswa sekaligus Mantan Ketua Organisasi PMII Banyuwangi, Jum'at (20/10/2023).

Baca Lainnya :


Wahyu menerangkan, bahwa Gugatan yang dikabulkan tersebut berkaitan dengan uji materi terhadap UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum terkait batas usia capres-cawapres. 


"Bagi saya pribadi dengan dikabulkan nya gugatan ke MK beberapa waktu lalu, akhirnya membuahkan hasil yang membanggakan khususnya untuk Pemuda Indonesia,"jelas Wahyu.


Setidaknya dengan hasil putusan tersebut kaula muda mendapatkan kesempatan ikut serta dalam membangun dan andil dalam kontestasi di momentum pencalonan pemilu.


"Dengan begitu, putusan MK patut di dukung oleh semua pihak. Saatnya pemuda tunjukkan perannya ke publik, pemuda mampu berikan sumbangsihnya kepada Indonesia dalam kanca kepemerintahan,"tuturnya.

Baca Lainnya :


Wahyu juga menyebutkan, keputusan MK yang sebelumnya batasan Usia minimal 40 tahun kini berubah sesuai hasil putusan yang dibacakan langsung oleh Ketua MK Anwar Usman pada 10 Oktober 2023 kemarin.


"Saatnya kita tunjukkan bahwa dalam membangun Negeri tidak lagi harus berusia minimal 40 tahun, tapi kaum milenial Generasi Gen-Z boleh ikut berkompetisi pemilu,"ajaknya.


Lanjut kata mantan Aktifis organisasi kemahasiswaan ini juga beranggapan tidak adanya batasan usia menunjukkan bahwa MK tepat dalam mengambil putusan. 


"Saya berharap tidak ada lagi pihak yang berkomentar dan apa yang sudah jadi keputusan sudah Final, artinya tidak ada perdebatan sehingga semua ikut sepakat dan mendukung MK,"lanjutnya.

Baca Lainnya :


Hal Ini akan menjadi peluang besar untuk pemuda bisa tampil untuk tampil mencalonkan diri Presiden maupun wakil presiden, selain itu menurut wahyu ada beberapa objek dalam penilaian kepemimpinan pemuda tidak hanya umur saja tapi juga bisa dipegang komitmen nya.


"Yang menjadi titik benang merah nya itu peluang ada keterwakilan pemuda dikanca kepemerintahan daerah maupun Nasional,"pungkasnya.