YOUTUBE

Sejarah Baru, Polresta Banyuwangi Berhasil Ungkap Kasus Narkoba Seberat 7 Kilogram

$rows[judul]
(Foto: Kapolres Banyuwangi Kombes Pol Nanang Haryono/Lantaran.com)

Lantaran.com,Banyuwangi-Sejarah baru di Jajaran Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyuwangi, Jawa Timur telah berhasil ungkap kasus narkoba Jenis Sabu seberat 7 Kilogram (Kg), Jum'at (05/04/2024).

Pengungkapan peredaran Narkoba jenis sabu 7Kg tersebut sebelumnya polisi telah melakukan penangkapan satu orang terduga pelaku di wilayah ASDP Ketapang, selanjutnya dilakukan pengembangan.

Kombes Pol Nanang Haryono, Mengatakan, sepanjang sejarah pengungkapan kasus Narkoba yang terbesar di kabupaten Banyuwangi.

“keberhasilan pengungkapan kasus ini Berkat kekompakan kerjasama jajaran Polresta Banyuwangi dan tercatat dalam sejarah dengan ungkap sabu seberat 7 Kilogram,” kata Kombes Pol Nanang Haryono saat rilis bersama awak media.

Kapolres menjelaskan, bermula dengan informasi masyarakat terkait dengan adanya aktivitas peredaran narkoba.

Baca Lainnya :

"Satu orang terduga kami lakukukan pengintaian atas laporan Masyarakat, berlanjut penangkapan satu orang berinesial KDS merupakan penduduk Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro,"jelasnya.

Dari tangan KDS, Polisi berhasil mengamankan barang bukti satu paket narkoba jenis sabu seberat 0,2 gram hendak di perjualbelikan, dan jika diuangkan senilai Rp. 250 ribu.

Setelah mengamankan KDS, kasus ini dilakukan pengembangan atas kasus tersebut, selang beberapa waktu polisi telah mengantongi identitas pelaku lain.

"Hasil dari pengembangan satu orang kami tangkap yang berinesial MTS, masih satu desa dengan pelaku pertama,"ujar Kapolres.

Dari tangan pelaku kedua MTS polisi mengamankan sedikitnya lima paket narkoba jenis sabu tersimpan di dalam rumahnya.

"MTS mengakui barang haram tersebut dia dapat kan dari rekannya,"imbuhnya.

Tidak lama kemudian usai pengakuan MTS, satu orang Pelaku ketiga di tangkap, yang mana pelaku berinesial AAS diketahui merupakan residivis kasus serupa.

“Polisi pun berhasil menangkap ASS di rumahnya dengan barang bukti narkoba jenis sabu yang cukup banyak sekitar berat 6 Kg atau berat kotor 6247,99 gram,” sebut Kapolres.

Baca Lainnya :

Dari pengakuan ASS, ia memesan narkoba dari orang berinisal JS yang saat ini masih dalam pengejaran polisi.

Untuk modus operandi, paket dikirimkan dengan sistem ranjau yakni paket berisi sabu dibungkus rapi kemudian dimasukan ke dalam wadah mirip kemasan Teh Cina.

“Tersangka ASS mendapatkan sabu ini dari JF sejak bulan Nopember 2023 sampai dengan bulan Januari 2024,” paparnya.

Selain mengamankan tiga pelaku dan 7 Kg narkoba jenis sabu, polisi menyita barang bukti lainnya seperti timbangan digital, tas, plastik pembungkus paket narkoba, kartu ATM, satu unit sepeda motor dan juga uang tunai hasil transaksi penjualan sabu sebesar Rp 29 juta.

“Dengan hasil tangkapan ini, jika diuangkan sabu seberat 7 Kg maka kurang lebih sekitar Rp 7,2 miliar,” ungkap Kombes Pol Nanang Haryono.

Lanjut kata Kapolres, untuk hukuman yang dikenakan kepada para tersangka ini minimal enam bulan penjara dan maksimal hukuman mati atau penjara seumur hidup.

“Kami berharap dari hasil tangkapan ini bertujuan dalam rangka untuk demi menyelamatakan generasi muda. Dan kita berkomitmen Banyuwangi bebas narkoba 2025,” pungkas Kombes Pol Nanang Haryono.***