YOUTUBE

Siang Bolong Kantor Bawaslu Banyuwangi di Demo Warga, Ini Tuntutannya

$rows[judul]
Massa aksi Aliansi Rakyat Banyuwangi demo di depan kantor Bawaslu Banyuwangi

Lantaran.com, Banyuwangi - Ratusan masyarakat Banyuwangi dengan membawa kendaraan lengkap beserta spanduk dan alat pengeras mendatangi kantor Badan Pengawasan Pemilu Kabupaten (Bawaslu) Banyuwangi untuk menuntut pemilu jujur adil.

Dalam orasinya terdengar masa aksi menuntut Bawaslu mengusut tuntas kecurangan yang terjadi pada saat penyelenggara pemilu 2024 di Bumi Blambangan.

Pantauan media di lapangan, mereka tiba di kantor Bawaslu sekitar pukul 14.00 WIB Rabu 6 Maret 2024, Puluhan massa berkumpul langsung berorasi apa yang menjadi tututan.


Kecurangan tersebut di antaranya ada penggelembungan suara, dan perpindahan suara dari satu caleg ke caleg tertentu serta meminta menindak tegas oknum penyelenggara yang terindikasi tidak netral.

Baca Lainnya :

“Kami menuntut harus dibongkar, oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab ini,” teriak salah satu orator demo dari pengeras suara yang dibawa.

Massa yang mengatasnamakan dari Aliansi Rakyat Banyuwangi itu mendesak agar Bawaslu membongkar dugaan-dugaan kecurangan yang terjadi saat proses Pemilu 2024. Tak hanya itu saja, di antaranya meminta agar Bawaslu mengusut tuntas oknum caleg yang mencuri suara rakyat.

Kemudian mengusut tuntas oknum pengawas pemilu dalam hal ini PPK dan Panwascam yang menghilangkan suara pemilih.

Tuntutan berikutnya desakan agar Bawaslu mengusut oknum penyelenggara pemilu yang melakukan kecurangan hingga menguntungkan caleg tertentu dan merugikan caleg lain.

“Kami minta pemilu harus jujur dan adil,” kata perwakilan aksi dalam orasinya.

Mereka mengaku datang ke Bawaslu Banyuwangi untuk mencari keadilan. Aksi mereka merupakan aksi damai. Hanya saja massa mengancam, jika tuntutan tidak dipenuhi mereka akan kembali dengan massa yang lebih banyak.

Kedatangan massa aksi di kantor Bawaslu diterima Komisioner Divisi Penanganan Pelanggaran, Data, dan Informasi, Untung Apriliyanto.

Untung menyampaikan bahwa Bawaslu sangat terbuka dengan aspirasi dan laporan masyarakat terkait apapun yang menyangkut dugaan pelanggaran pemilu.

Baca Lainnya :

“Kiat tidak pernah menutup aspirasi masyarakat yang melapor ke Bawaslu. Kami sangat terbuka bagi warga yang melapor dugaan kecurangan pada Bawaslu,” ungkapnya.

Menurut Untung, aspirasi dari warga akan ditampung untuk menjadi atensi kedepannya dan akan dilakukan proses sesuai aturan yang berlaku.