YOUTUBE

Geruduk Rumah Cakades Ibu-ibu Warga Desa Aliyan Bawa Bontotan Dari Rumah

$rows[judul]
Solidaritas Emak-emak di Desa alian Dukung Cakades Anton Sujarwo

LANTARAN.COM, Banyuwangi - Tradisi Unik warga masyarakat Desa Aliyan Gruduk rumah Calon Kepala Desa (Cakades) sambil membawa makanan dari Rumah untuk suguhan dan di makan bersama - sama.

Tradisi unik seperti ini sering terjadi di setiap momentum kegiatan pemilihan Kepala Desa, Hal seperti ini sebagai bentuk tidak hanya mendukung secara lisan saja namun dengan membawa bontotan (Makanan) dari rumah bentuk keseriusan dan mendukung dari Hati tanpa paksaan.

Rencananya pelaksanaan pencoblosan Pilkades akan digelar pada 25 Oktober mendatang, pelaksanaan pilkades serentak di kecamatan Rogojampi dua desa yakni Aliyan dan Bubuk.


Senyum Membahana Warga Desa Aliyan Foto Bersama Calon Kades Dukungannya

Baca Lainnya :

"Terimakasih untuk seluruh warga masyarakat yang berkenan datang ke rumah,untuk memberikan dukungan kepada kami rela membawa makanan dari rumah," kata Anton Sudjarwo salah satu cakades Desa Aliyan yang juga ketua Askab ini.

Anton juga sedikit bercerita, bahwa dia mencalonkan diri untuk ikut berkompetisi Pilkades yang tinggal dua hari.

"Saya mencalonkan diri kembali setelah habis akhir masa jabatan saya sebagai kepala Desa. Beberapa masyarakat datang ke Rumah minta saya maju kembali," jelasnya.


Kedekatan Anton Sudjarwo Cakades Desa Aliyan No Urut 2 dengan Masyarakat saat kampanye 

Anton menambahkan selain dirinya ada dua orang yang mencalonkan diri maju dalam pilkades juga diikuti dua orang warga yang mana statusnya Suami Istri.

"Selain saya ada 2 warga Desa Aliyan yang juga mencalonkan diri dan saya mendapatkan nomor urut 2,"imbuhnya.

Saya berharap dalam momentum pemilihan kepala desa tidak menimbulkan konflik Sosial hanya karena berbeda pilihan.

Baca Lainnya :

"Saya selalu sampaikan kepada warga yang memberikan dukungan kepada saya, jangan sampai dalam momentum ini terpecah belah dan tetap guyub rukun,"tuturnya.

Bagaimana pun menurut Anton di momen pilkades pasti akan terjadi gesekan dan berpotensi menimbulkan perpecahan antar warga. 

"Saya selalu mengingatkan saat bertemu para pendukung, tetap menjaga kerukunan antar warga meskipun berbeda pilihan,"pungkasnya.