YOUTUBE

GP Ansor Ranting Benculuk Gelar Diskusi Jurnalistik, Tekankan Pentingnya Literasi Media Di Era DigitKajian Rutin Pengurus dan Kader Ansor Ranting Desa Benculuk

$rows[judul]
(Foto : Foto Bersama Peserta dan Narasumber Setelah Kegiatan/Lantaran.com)

Lantaran.com,Banyuwangi -Pengurus Gerakan Pemuda (GP) Ansor Ranting Desa Benculuk, Kec. Cluring, menggelar kegiatan silaturahmi dan diskusi bertema “Pentingnya Pemahaman Jurnalistik bagi Pemuda Ansor dalam Menangkal Disinformasi di Era Digital”, sebagai upaya memperkuat kapasitas kader dalam menghadapi arus informasi yang semakin cepat dan kompleks.

Kegiatan yang berlangsung pada Jum'at malam 6 Februari 2026 dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan tersebut diikuti oleh jajaran pengurus serta anggota GP Ansor Ranting dan dua orang pemateri dari perwakilan Pengurus Karang Taruna Kabupaten Banyuwangi Moh. Hasbi dan Jurnalis media Online Suara Bangsa Andi Wibowo Sasono.

Ketua GP Ansor Ranting Benculuk Nuril Wijaya, dalam sambutan nya menyampaikan, Selain menjadi ajang silaturahmi antar kader, forum diskusi ini juga dimanfaatkan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya literasi media dan kemampuan jurnalistik dasar di kalangan pemuda Ansor.

"Kegiatan kajian diskusi dan silaturahmi Ansor Ranting Benculuk rutin digelar, dilaksanakan di rumah anggota secara Bergiliran, sekaligus tema dan materi yang dibahas setiap pertemuan berbeda-beda,"ungkap Nuril.

Dalam pemaparannya, narasumber menekankan bahwa pemahaman jurnalistik menjadi bekal penting bagi kader Ansor agar mampu memilah informasi yang benar dan bertanggung jawab. Di tengah maraknya hoaks, ujaran kebencian, dan disinformasi di media sosial, pemuda Ansor diharapkan dapat berperan aktif sebagai agen penjernih informasi di tengah masyarakat.

Baca Lainnya :

“Pemuda Ansor tidak hanya dituntut aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan, tetapi juga harus cakap dalam menyikapi informasi digital. Dengan pemahaman jurnalistik yang baik, kader Ansor bisa menangkal berita bohong dan menyebarkan informasi yang edukatif serta menyejukkan,” ujarnya. 

Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dan tanggapan dari peserta, mulai dari teknik dasar penulisan berita, etika bermedia sosial, hingga cara memverifikasi informasi sebelum dibagikan. Hal ini menunjukkan antusiasme peserta dalam memperdalam wawasan jurnalistik sebagai bagian dari penguatan peran pemuda di era digital.

Melalui kegiatan ini, GP Ansor Ranting Benculuk berharap kader-kadernya semakin kritis, cerdas, dan bertanggung jawab dalam bermedia, serta mampu menjadi garda terdepan dalam menangkal disinformasi demi menjaga persatuan dan kondusivitas di lingkungan masyarakat.