YOUTUBE

Karyawan PT BSI dan Camat Pesanggaran Bantu Turis Asal Italia yang Tersesat di Pantai Pulau Merah

$rows[judul]
Turis asal Italia yang tersesat di Wisata Pulau Merah

Lantaran.com -  Kepedulian masyarakat, pelaku usaha, hingga pejabat pemerintah di Banyuwangi, Jawa Timur, terhadap tumbuh kembang sektor pariwisata patut diacungi jempol. Sikap responsif ini tecermin nyata saat membantu wisatawan asing yang tersesat di kawasan Pantai Pulau Merah, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran.

Dua turis asal Italia bernama Felice dan Claudia sempat kebingungan mencari transportasi umum untuk kembali ke pusat kota Banyuwangi. Setelah menghabiskan liburan beberapa hari di Pantai Pulau Merah, mereka kesulitan menemukan kendaraan yang bisa membawa mereka ke destinasi berikutnya.

Beruntung, mereka bertemu dengan Indra Utama, seorang karyawan tambang emas PT Bumi Suksesindo (PT BSI). Berbekal kemampuan bahasa asing yang baik, Indra berhasil berkomunikasi dengan kedua turis tersebut dan memahami kendala yang mereka hadapi.

Demi memastikan bantuan diberikan secara maksimal, Indra segera berkoordinasi dengan Camat Pesanggaran, Didik Eko Wahyudi, S.Pd. Felice dan Claudia kemudian diarahkan menuju ke Kantor Kecamatan Pesanggaran untuk beristirahat sejenak.

Saat kejadian, Camat Didik sedang menghadiri pelepasan kontingen Pramuka Banyuwangi untuk Jambore Nasional XII Jakarta 2026 di Pendopo Sabha Swagata Blambangan. Meski sedang bertugas di luar, dia langsung menginstruksikan salah satu staf kecamatan bernama Yoyok untuk mengantarkan kedua bule tersebut menggunakan mobil dinas.

Baca Lainnya :

"Kasihan, mereka sudah kepanasan sejak jam 8 atau jam 9 pagi menunggu Bus DAMRI rute Pesanggaran–Banyuwangi yang tidak kunjung muncul," ujar Didik, Senin (10/8/2026).

Didik menambahkan bahwa aksi sosial dan kedaruratan pariwisata seperti ini bukan kali pertama dilakukan oleh pihak kecamatan.

"Sebelumnya kami juga pernah mengantarkan wisatawan ke Rogojampi. Prinsip kami, karena mobil kecamatan ini untuk warga Pesanggaran, maka bisa dipakai untuk kebutuhan masyarakat ataupun wisatawan yang kebingungan mencari transportasi saat darurat," tegasnya.