Lantaran.com,Banyuwangi-Dilaksanakan Secara Bergilir Dua Bulan Sekali salah satu program rutin dan Rakor pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
Ketua FKUB Banyuwangi, Drs. H. NUR CHOZIN, SH.,MH. Menyampaikan, Bahwa acara Kunjungan Silaturrahmi tersebut dilaksanakan setiap 2 bulan sekali.
"Saat ini telah berjalan selama 20 bulan atau sudah 10 orang pengurus telah mendapatkan giliran ketempatan,"ungkap Ketua FKUB, (30/08/2025).
Dia menegaskan, Untuk di tanggal 30 Agustus 2025 kunjungan silaturahmi pengurus giliran merupakan yang ke 10 bertempat di rumah bapak H. Muklis yang beralamat di dusun Simbar desa Tampo kecamatan Cluring.
"Acara silaturrahmi di rumah bapak H. Muklis, selain dihadiri seluruh Pengurus FKUB yang berjumlah 17 orang juga hadir pula pengurus FILA (Forum Isteri Luntas Agama) yang merupakan organisasi sayap FKUB,"tegasnya.
Ketua FKUB menyampaikan, bahwa agenda pertemuan pengurus ini membahas tentang persiapan menerima Dewan Pembina dan Pengurus FKUB Kabupaten Sukoharjo Propinsi Jawa Tengah yang berjumlah 40 orang, yang akan melakukan Study tiru di FKUB.
Di Kabupaten Banyuwangi pada tanggal 19 September 2025 yang direncanakan kegiatannya akan gelar di Aula Minakjinggo Pemkab, Banyuwangi.
(Selain Pengurus FKUB Laki-Laki, Pengurus Perempuan juga Turut Hadiri Pertemuan)
Pada pertemuan rutin ini, ia menjelaskan, Selain itu Pengurus FKUB Kabupaten Banyuwangi juga membahas persiapan RAKOR yang akan dilaksanakan pada tanggal 27 September 2025 bertempat di Pendopo Sabha Swagatha Blambangan Banyuwnagi.
"Rencananya Peserta yang akan diundang sebanyak 100 orang, di antaranya para tokoh lintas agama dan pimpinan ormas Islam serta penggiat pendidikan,"jelasnya.
Adapun materi bahasan dalam Rakor tersebut adalah Upaya Pemenuhan Kebutuhan Guru Agama yang mengajarkan agama bagi Anak Didik sesuai agamanya di Sekolah- Sekolah yang sampai saat ini belum terpunuhi, dengan Narasumber dari Kepala Kementerian Agama, Kepala Dinas Diknas dan Kepala Cabang Dinas Propinsi Jawa Timur.
Masih kata Ketua FKUB, kegiatan Agenda Rakor sesuai yang telah dibahas tersebut diharapkan bisa menghasilkan adanya sebuah kesepakatan dari tokoh lintas agama salah satunya dalam mengola dalam bidang pengembangan pendidikan formal.
"Nantinya dengan kegiatan tersebut diharapkan dapat membuka diri dan memikirkan bersama bahwa pentingnya anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah SD, SLTP dan SLTA bisa mengerti dan memahami ajaran agama sesuai agama yang dipeluknya,"cetusnya.
Pihaknya menyebut, Dengan begitu maka upaya untuk penguatan terhadap penguasaan ajaran agama bagi anak bangsa, akan dapat melahirkan generasi bangsa yang tanggu dan berakhlaq nulai yang dapat merawat kerukunan dan kedamaian lingkungannya.
"Selain 2 materi bahasan di atas juga dibahas tentang rencana reformasi pengurus Formula Satu (Forum Pemuda Lintas Agama Bersatu) yang tahun 2025 sudah habis masa baktinya,"sebutnya.
Selanjutnya, bertujuan adaya Formula Satu yaitu anak FKUB yang dibentuk sejak tahun 2015 dalam kiprahnya telah sangat membantu FKUB dalam menjaga dan memelihara kerukunan di kalangan remaja dan pemuda lintas agama di wilayah kabupaten Banyuwangi.
"Reformasi direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 13 September 2025 di Aula Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi,"tutupnya.